Saturday, 05 April 2025

IMG-LOGO
Home Politik Andi Sumangerukka Kampanye di Lalolae Kolaka Timur, Janji Wujudkan Program MANTU untuk Pemberdayaan Perempuan
Politik

Andi Sumangerukka Kampanye di Lalolae Kolaka Timur, Janji Wujudkan Program MANTU untuk Pemberdayaan Perempuan

by Waris - 5 bulan yang lalu 0 Komentar
Andi Sumangerukka Kampanye di Lalolae Kolaka Timur, Janji Wujudkan Program MANTU untuk Pemberdayaan Perempuan

Calon Gubernur Sulawesi Tenggara nomor urut 2, Andi Sumangerukka (ASR) bersama wakilnya IR Hugua menggelar kampanye di Kecamatan Lalolae, Kabupaten Kolaka Timur. Dalam kampanyenya, ASR memperkenalkan program unggulan bernama MANTU (Modal Usaha untuk Ibu-ibu) yang ditujukan untuk memberdayakan kaum perempuan di Sulawesi Tenggara. 

Suasana kampanye terlihat meriah dengan antusiasme masyarakat, khususnya ibu-ibu yang melakukan simulasi pencoblosan menggunakan kertas suara berukuran besar. Para pendukung yang hadir turut memeriahkan dengan meneriakkan "nomor dua, nomor dua" saat simulasi berlangsung. 

"Program MANTU akan menjadi prioritas untuk ibu-ibu yang berwirausaha. Mereka akan diberikan modal bantuan untuk mengembangkan usaha mereka. Sedangkan bagi ibu-ibu yang belum memiliki usaha, akan diberikan pendampingan dan pelatihan, serta akan diarahkan untuk membuka usaha," jelas ASR. 

Salah satu perwakilan perempuan yang hadir menyambut baik program tersebut. "Perempuan harus mandiri, dan kemandirian itu bisa dicapai lewat berwirausaha. Semoga ASR-Hugua dapat menjadi jawaban dari keinginan kami para ibu-ibu," ungkapnya. 

Mantan Pangdam XIV Hasanuddin ini juga menegaskan bahwa dirinya bukan politisi murni. "Saya bukan orang politik, saya adalah seorang tentara sebelum terjun ke dalam politik. Hanya karena sistem mengharuskan ketika saya ingin mengabdi kepada Masyarakat Sulawesi Tenggara harus melalui jalan politik. Tetapi jiwa saya merupakan seorang prajurit, dimana seorang tentara berasal dari rakyat yang kemudian bekerja hanya untuk rakyat dan negara," terangnya. 

ASR yang memiliki karier panjang di dunia militer, termasuk pernah menjabat sebagai Danrem 143 Halu Oleo di Kendari dan Kepala Badan Intelijen Negara di Sulawesi Tenggara, mendapat dukungan kuat dari masyarakat setempat. Beberapa ibu-ibu yang hadir mengatakan, "Pemilihan presiden kemarin kita memilih Pak Prabowo Subianto yang berasal dari tentara, saatnya kita memilih gubernur dengan latar belakang yang sama." 

Dalam kampanyenya, ASR juga menyampaikan pesan khusus dari Presiden terpilih Prabowo Subianto. "Pak Prabowo berpesan kepada saya, 'Hai Andi, jangan sekali-kali kamu menghianati rakyat, ketika kamu coba-coba menghianati rakyat, maka saya yang pertama menurunkan kamu dari sini'," ungkapnya. 

ASR juga menyoroti permasalahan kesejahteraan masyarakat, khususnya kondisi rumah yang belum layak. "Kesejahteraan bukan hanya soal apa yang dimakan hari ini, tetapi juga kelayakan sandang dan papan. Saya melihat masih banyak kondisi rumah masyarakat yang belum bisa disebut layak. Ketika ASR diberikan kewenangan nanti, ASR akan menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawabnya sebagai pemerintah provinsi Sulawesi Tenggara," janjinya. 

Pengalaman panjang ASR di dunia militer, mulai dari Danrem 143 Halu Oleo, Kepala Badan Intelijen Negara di Sulawesi Tenggara, hingga jabatan terakhirnya sebagai Panglima Kodam XIV Hasanuddin yang membawahi tiga provinsi (Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat), diyakini menjadi modal berharga untuk membawa Sulawesi Tenggara ke arah yang lebih baik. 

Bagikan:

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar