KENDARI – Kisah inspiratif kembali datang dari lingkungan Universitas Halu Oleo (UHO). Rina, mahasiswi Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, berhasil menyelesaikan pendidikan sarjananya dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,85 meskipun harus menjalani perkuliahan dengan berbagai keterbatasan fisik.
Rina yang sempat menjadi perhatian publik pada tahun 2022 karena semangatnya dalam menempuh pendidikan, kini berhasil menuntaskan studi dalam waktu 3 tahun 10 bulan. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih cita-cita melalui pendidikan.
“Saya sangat bangga kepada diri saya sendiri karena telah berhasil menyelesaikan pendidikan walaupun dengan keterbatasan fisik,” ujar Rina.
Dilansir dari Konawe Update, Putri seorang nelayan asal Kota Kendari itu mengaku bersyukur dapat menyelesaikan studi dengan hasil yang membanggakan. Baginya, keberhasilan yang diraih tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga diharapkan mampu memberikan motivasi bagi banyak orang.
“Saya juga senang jika banyak teman-teman yang termotivasi dengan keberadaan saya yang berkuliah di kampus sehingga mereka bisa lebih bersyukur dalam menjalani hidup. Terima kasih juga untuk semua yang selalu menyemangati saya selama menjalani perkuliahan,” katanya.
Rina menegaskan bahwa keberhasilannya tidak terlepas dari dukungan orang tua, keluarga, serta para dosen yang terus memberikan motivasi dan pendampingan selama masa studi.
Perjalanan akademik Rina menjadi contoh nyata bahwa kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah mampu mengalahkan berbagai keterbatasan. Di tengah tantangan yang dihadapi, ia berhasil menunjukkan bahwa kesempatan untuk berprestasi terbuka bagi siapa saja yang memiliki tekad kuat.
Prestasi yang diraih Rina diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan generasi muda lainnya untuk terus berjuang mengejar pendidikan serta mewujudkan cita-cita, tanpa menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk berhenti melangkah.














